Conjunction dan Connector
Nah, teman-teman pasti berfikir bahwa kata hubung Conjunction dan Connector itu sama. Ternyata keduanya berbeda lo, yuk simak penjelasannya.
Connector adalah kata yang berfungsi untuk menghubungkan kalimat. Jika tidak ada connector maka hubungan antarkalimat tidak akan terkait. Seperti kamu dan dia (wkwk, bercanda ya).
Tapi connector berbeda ya dari
conjunction. Meskipun sama-sama kata hubung, keduanya berbeda pada penggunaannya. Connector digunakan untuk menunjukkan adanya hubungan antarkalimat (antara satu kalimat dengan kalimat berikutnya). Sedangkan conjunction digunakan untuk menyambungkan kata, kalimat, atau klausa ke dalam satu kalimat. Jadi jangan sampai salah ya..
Kata hubung ini (conjunction / connector) dibagi menjadi tiga, yaitu coordinating connector, subordinating connector (cause connector, misalnya: because, because of), dan correlative connector (misalnya: not only... but also, either or... neither nor).
Pengertian Conjunction
Conjunction adalah kata yang berfungsi untuk menghubungkan antara kata, frasa, klausa, atau kalimat. Conjunction membuat suatu kalimat menjadi kompleks.
Aturan Penggunaan Conjunction
Terdapat beberapa aturan penting dalam penggunaan conjunction, yaitu:
1. Digunakan untuk menghubungkan ide, tindakan, noun, clause, serta kelas kata lainnya.
2. Conjunction berguna untuk membuat list.
3. Pastikan bahwa kelas kata yang terhubung dengan conjunction bersifat paralel (mempunyai struktur yang sama).
Jenis-jenis Conjunction
1. Coordinating Conjunction
Coordinating conjunction adalah kata hubung yang digunakan untuk menggabungkan dua kata dalam satu konteks kalimat padu. Kata yang disambungkan bisa berjenis apa saja, mulai dari noun, pronoun, sampai adjective. Conjunction ini bisa digunakan untuk menghubungkan kalimat setara.
Coordinating conjunction dibagi menjadi 7 macam dalam bahasa Inggris, yaitu for, and, nor, but, or, yet, dan so. Ketujuh macam coordinating conjunction ini bisa kita singkat menjadi FANBOYS.
For, digunakan untuk untuk menghubungkan sebab pada akibat.
And, digunakan untuk menghubungkan ide sekelas dan sama.
Nor, digunakan untuk menghubungkan dua kalimat negatif.
But, digunakan untuk menghubungkan ide sekelas namun berbeda.
Or, digunakan untuk menghubungkan dua pilihan sekelas.
Yet, digunakan untuk menghubungkan ide sekelas namun bertolak belakang.
So, digunakan untuk menghubungkan akibat pada sebab.
Coordinating conjunction juga dibagi beberapa kelompok berdasarkan fungsi khusus conjunction ini. Diantaranya:
A. Cumulative Conjunction
Kelompok kata hubung ini menunjukkan adanya informasi tambahan mengenai subjeknya.
- Budi and Rika are best friend.
Budi dan Rika adalah teman baik.
- Rendi likes both volleyball and basketball.
Rendi menyukai bola voli dan juga basket.
B. Alternatif Conjunction
Kata hubung ini menunjukkan adanya pilihan antara dua hal.
(Either.. or, neither.. nor, otherwise, or, else).
- My phone cannot either send or receive message.
Ponselku tidak dapat mengirim dan menerima pesan.
- I don't know it's right or wrong choice.
Aku tidak tahu ini pilihan benar atau salah.
C. Adversative Conjunction
Kata hubung ini menyatakan bahwa adanya perbedaan atau kontras antara satu dengan lainnya.
(But, however, notwithstanding, nevertheless, only, on the contrary, whereas, while, still, yet).
I love her but I hate her too.
Aku mencintainya tapi aku juga membencinya.
D. Relative Conjunction
Kata hubung kelompok ini digunakan untuk menyatakan kesimpulan.
(Accordingly, consequenly, so, hence, wherefore, this).
She is sick, so she doesn't go to school.
Dia sakit, maka dia tidak bisa pergi ke sekolah.
2. Subordinating Conjunction
Subordinating conjunction digunakan untuk menyambungkan dua klausa dan menghubungkan dua kalimat. Kalimat yang dihubungkan adalah kalimat independen dan dependen. Subordinating conjunction juga dapat digunakan untuk membuka kalimat.
Conjunction ini digunakan untuk tiga jenis klausa, yaitu:
Adverb Clause
a. Waktu ( after, as, just as, as long as, as soon as, before, since, until, when, whenever, while ).
b. Tempat ( where, wherever, anywhere, everywhere ).
c. Cara ( as, just as, as if, as though )
d. Jarak ( as + adverb + as )
e. Frekuensi ( as often as )
f. Sebab ( as, because, since )
g. Tujuan ( so that, in orther that )
h. Akibat ( so + adjective + that, so + adverb + that, such a(n) + noun + that, so much/many/little/fee + noun + that )
i. Kondisi ( if, unless )
j. Partial Contrast ( although, even though, though )
k. Perbedaan ( while, whercas )
3. Correlative Conjunction
Correlative conjunction digunakan untuk memberikan opsi. Biasanya membutuhkan kata lain yang menjadi pasangan tapi letaknya terpisah dengan conjunction utama.
Correlative conjunction meliputi both - and, either - or, neither - nor, not only - but also, dan weither - or.
Contoh Penggunaan Conjunction
Berfungsi untuk menyatakan makna tambahan.
George sells her motorbike that he bought last year and I buy it for my son.
George menjual sepeda motornya yang dia beli tahun lalu dan saya membelinya untuk anak saya
Conjunction But
Berfungsi untuk menyatakan makna dua ide yang berlawanan .
They eat fruit but she eat cakes that you have her.
Mereka makan buah tetapi dia makan kue yang diberikan padanya.
Conjunction Or
Berfungsi untuk menyatakan makna pilihan.
I di not know when he left town or why he wanted to do it.
Saya tidak tahu kapan dia meninggalkan kota atau mengapa dia mau melakukannya.
Conjunction So
Digunakan untuk menyatakan makna syarat.
I wanted to study English, so I went to America.
Saya ingin belajar bahasa Inggris, jadi saya pergi ke Amerika.
Conjunction For
Digunakan untuk menyatakan makna hubungan sebab-akibat.
Dino can not come to the wedding, for his father died last night.
Dino tidak bisa datang ke pesta karena ayahnya meninggal semalam.
Conjunction Because
Digunakan untuk menyatakan makna alasan dan untuk menghubungkan dua klausa atau lebih.
The boy at the apple because he loves fruit.
Laki-laki itu memakan apel karena dia suka buah.
Conjunction If
Berfungsi menyatakan makna syarat dan untuk memperkenalkan subklausa yang berfungsi sebagai konstituen kalimat.
I'll attend the meeting tomorrow, if it does not rain.
Saya akan menghadiri pertemuan besok, jika tidak turun hujan.
Conjunction Since
Digunakan untuk menyatakan titik permulaan durasi dan memperkenalkan subklausa.
Nurul lived in my my house since he was young.
Nurul tinggal di rumahku sejak dia masih muda.
Conjunction Before
berfungsi untuk menyatakan makna yang berpotensi terjadi dan menghubungkan klausa.
I will call you before I go
Saya akan menghubungimu sebelum saya pergi.
Conjunction While
Digunakan untuk menyatakan kegiatan yang berlangsung bersamaan dan menghubungkan klausa.
I was eating popcorn while watching my favorite movie.
Saya sedang makan popcorn sambil menonton film favorit saya.
Conjunction So That
Digunakan untuk menyatakan alasan dan berfungsi menghubungkan klausa dan kalimat.
He tied me up so that I couldn't move.
Dia mengikat saya sangat kuat sehingga saya tidak bisa bergerak.
Conjunction As soon As
Digunakan untuk menyatakan waktu dan berfungsi menghubungkan kalimat.
I will send you a letter, as soon as I arrive in Hongkong.
Saya akan mengirimmu surat begitu saya tiba di Hongkong.
Conjunction As If
Berfungsi untuk menyatakan cara dan untuk menghubungkan klausa.
He acted as if he owned the house.
Dia bertindak seperti tuan rumah.
Conjunction In Case
Digunakan untuk menyatakan suatu keadaan dan berfungsi menghubungkan klausa.
In Case you leave the house, please close the windows.
Kalau saja kamu meninggalkan rumah, tolong tutup jendela itu.
Conjunction Than
Digunakan untuk menyatakan perbandingan dan berfungsi untuk memperkenalkan subklausa yang berfungsi sebagai konstituen kalimat.
You are older than me.
Kamu lebih tua dari saya.
Conjunction That
Digunakan untuk menyatakan suatu hasil dan berfungsi untuk memperkenalkan sub klausa yang berfungsi sebagai konstituen kalimat.
I hope that she would come.
Saya berharap bahwa dia akan datang.
Conjunction As
Digunakan untuk memperkenalkan subklausa yang berfungsi sebagai konstituen kalimat.
They did as I had asked.
Mereka mengerjakan seperti yang saya minta.
Conjunction Though
Digunakan untuk menyatakan perbedaan dan untuk memperkenalkan subklausa yang berfungsi sebagai konstituen kalimat.
Rizky was fond of Risma, though she often annoyed him.
Rizky mencintai Risma, meskipun dia (Risma) selalu menjengkelinya.
Conjunction Whether
Untuk menyatakan sesuatu yang tidak/belum pasti dan berfungsi untuk memperkenalkan subklausa yang berfungsi sebagai konstituen kalimat.
I wasn't sure whether you'd like it.
Saya tidak yakin apakah dia menyukainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar